Minggu, 25 Juli 2010

Geliat Pasar Apung di Sungai Barito

Serunya belanja di Pasar Apung

Berkunjung ke Bajarmasin ? tak lengkap rasanya kalau nggak mampir belanja di pasar apung di Sungai Barito, Banjarmasin.

Karena kami adalah warga dari wilayah Indonesia bagian barat, belanja di pasar apung memerlukan sedikit pengorbanan karena harus sudah keluar dari hotel tempat kami menginap jam 05.00 WITA yang berarti jam 04.00 WIB. Jam 04.30 WITA kami mulai siap-siap...saat kulirik jam di HP, baru jam 03.30 WIB...duuuh...kalo di rumah jam segini lagi pules-pulesnya tidur nih, tapi tak mengapa demi melihat pasar apung, rela deh bersusah-payah sedikit.


Pasar apung pertama yang kami tuju adalah pasar apung kuin. Sampai di sana hari masih sangat gelap, dan karena kami cuma bawa kamera pocket maka tak ada gambar indah yang bisa kami bagi. Tapi melihat ramainya pasar apung kuin membuat mata kami yang semula ngantuk berat jadi terbuka. Selain kapal kami ternyata sudah banyak kapal lain yang sampai di situ. Karena Banjarmasin bukan tujuan kita terakhir terpaksa kami menahan diri karena takut bagasi membengkak, akhirya kami berhasil membeli buah pisang matang satu tas kresek kecil seharga Rp. 5.000,- tapi saat akan menyerahkan uang, tiba-tiba perahu kami berjalan pelan...disilah seni berbelanja di pasar apung yang membuat orang tertarik mulai nampak...pedagang yang hanya menggunakan perahu dan dayung mengejar perahu kami dengan lihai dan tidak nampak marah...rupanya kejadian seperti ini sudah biasa di situ...
ah...indahnya Indonesiaku...

Dari pasar apung kuin kami mulai melanjutkan perjalanan ke pasar apung Lok Baintan...pasar ini ternyata lebih jauh daripada pasar apung kuin. Sesampai di sana hari sudah beranjak siang...keelokan sungai barito mulai nampak, apalagi saat kami tiba di pasar apung Lok Baintan...obyek wisata yang tidak ada di P.Jawa...sayang ramainya pasar Lok Baintan tidak diimbangi dengan ramainya pengunjung yang berbelanja, meskipun hanya perahu kami yang nampak di situ tapi tak mengurangi ramainya suasana di Pasar Lok Baintan.

Puas berfoto ria akhirnya kami tertarik untuk menikmati makanan-makanan yang dijual pedagang di perahu, mulai dari gorengan, martabak manis, sampai makanan basah khas Banjarmasin. Lumayan...perut lapar yang belum terisi dari pagi dapat sedikit nutrisi. Kalau dari segi rasa, sepertinya nggak jauh beda dengan yang biasa kita nikmati di Jawa, hanya namanya saja yang terasa asing di telinga kami...entah apa namanya...yang pasti enaaak...terutama karena perut lapar.

Dari Lok Baintan akhirnya kami sempat melewati Taman Wisata alam Pulau Kembang, sayang kami tidak sempat mampir di sana karena pertimbangan terlalu repot karena sebagian besar rombongan kami adalah anak-anak, akhirnya kami putar balik dan kembali lagi ke hotel tempat kami menginap.

Sungguh pengalaman yang indah...Indonesia yang elok...Indonesiaku tercinta...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar